Pengembangan Daerah Wisata

0
593

Pengembangan Potensi Daerah – Daerah Wisata

Pengembangan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali sudah seharusnya dipercepat pencapaiannya, meskipun tidak bisa dipungkiri bahwasannya Pulau Bali adalah daerah tujuan wisata nomor satu di seluruh Indonesia. Meskipun Pulau Bali menjadi  daerah tujuan wisata nomor satu di Indonesia, tidak menutup kemungkinan banyaknya daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi wisata seperti Lombok, terlebih lebih jika daerah daerah tersebut mendapat perhatian dan pengembangan secara siknifikan.
 Menurut saya ada lima (5) hal dalam mengembangkan Daerah-Daerah Wisata sebagai berikut:
1.      Potensi pariwisata
Daerah-Daerah pariwisata yang akan dikembangkan harus benar-benar memiliki potensi kepariwisataan.
2.      Keamanan
Daerah-Daerah pariwisata harus mempunyai keamanan yang memadai termasuk sistem  keamanan berupa peringatan bencana alam, keamanan lingkungan dan keamanan bagi setiap individu. Keamanan tidak saja mencakup untuk daerah wisata, daerah-daerah non wisatapun harus mempunyai system keamanan tersendiri.
3.      Perencanaan Finansial
Perencanaan Finansial berikut untuk mengatur, mengontrol, dan untuk mengembangkan semua aspek yang berhubungan dengan pariwisata dengan catatan anggaran yang disalurkan memberikan timbal balik yang seimbang kepada pemerintah dan masyarakat sekitarnya.
4.      Infrastruktur
Infrastruktur merupakan bagian dari kenyamanan dalam kepariwisataan, apabila infrastruktur tertata secara baik maka maka kepariwisataan yang ada akan berjalan secara baik pula.
5.      Akomodasi
Akomodasi merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari dunia kepariwisataan, akomodasi merupakan bagian pelayanan bagi pengguna sarana kepariwisataan.
6.      Sosial
Sosial dalam kepariwisataan mencakup beberapa aspek, diantaranya sosial masyarakat kepariwisataan sebagai penyedia kepariwisataan dapat menyambut pengguna kepariwisataan atau para pelancong dengan tangan terbuka dan sikap yang ramah. Dan berikutnya adalah sosial informasi, yaitu menyebar luaskan informasi kepariwisataan yang ada sehingga mengenalkan kepada masyarakat luas tentang kepariwisataan yang ada.
Banyak potensi pariwisata yang dimiliki pulau-pulau dan daerah-daerah yang tersebar diseluruh indonesia ini dan Sebagai contoh adalah Pulau Komodo yaitu pulau yang memiliki binatang purba satu-satunya di dunia, yang mana saat ini masih menduduki peringkat delapan dari 50 species yang dinilai dan Pulau Komodo ini adalah satu diantara sedikitnya 17 ribu pulau yang dimiliki Bangsa Indonesia yang mana jika bisa dikembangkan seperti Pulau Bali, maka wisatawan akan banyak lagi yang datang ke Indonesia
Dengan program Visit Indonesia Year 2008 yang lalu, Indonesia berhasil menarik wisman  yang berjumlah kurang lebih 6,5 juta wisman, dan program Visit Indonesia Year 2009 diprediksikan akan lebih besar dari jumlah yang sebelumnya, meskipun dalam kondisi krisis ekonomi dunia. Prediksi tentang lebih besarnya jumlah wisman yang datang ke Indonesia untuk tahun ini, dikarenakan jumlah wisman yang datang saat ini tetap tumbuh dan berkembang, hal ini karena Indonesia memiliki keanekaragaman destinasi wisata, terlebih-lebih saat ini Indonesia tengah menggalakkan program destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang tahan terhadap resisten krisis.
Program destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition ini telah terbukti berhasil dengan terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah MICE masalah pemanasan global yang dihadiri kurang lebih 12 ribu utusan dan wisman, dan keberhasilan ini juga merupakan pertanda baik diajang promosi pariwisata Indonesia yang berada diluar negeri.

Pemerintah dan masyarakat harus secara optimis dan bersungguh sungguh dalam menciptakan, merawat, melestarikan, serta mengembangkan  semua potensi wisata yang ada, dan pencapaian hasil dari kepariwisataan Indonesia akan lebih baik pula apabila masyarakat dan pemerintahan bersinergi dalam mengenal dan memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia ke seluruh masyarakat dunia, sehingga wisata Indonesia dapat dikenal baik diseluruh penjuru dunia dan berdampak pada tingkat pertumbuhan wisman yang datang ke Indonesia sehingga dapat memberikan manfaat bagi devisa Negara dan manfaat bagi masyarakat Indonesia.


By: Bedul Panjul, Rumput dan Ilalang

LEAVE A REPLY